Tampilkan postingan dengan label Persib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persib. Tampilkan semua postingan

Ngandang di Siliwangi

Tanggal 2 Juni gua harus ke Bandung untuk mengikuti ujian masuk Unikom pagi hari dan di hari itu pula sorenya Persib akan bertanding di Siliwangi. Tentu itu adalah kesempatan nonton langsung ke stadion yang tidak bisa gua hindari. Maka 2 hari sebelumnya gua udah pesen tiket Persib ke mang @masbox, dedengkot Bobotoh Kaskus.

Pada hari Sabtu itulah, setelah mengerjakan soal-soal ujian, akhirnya gua bisa nonton Persib di Siliwangi. Uhh cenengnya. Sebenernya pernah nonton Persib, tapi di si Jalak Harupat pas lawan Persita di tahun 2008. Pernah juga ke Siliwangi, tapi waktu nonton uji tanding timnas Indonesia vs Yaman di tahun yang sama. Dibanding Stadion si Jalak Harupat yang memiliki kapasitas penonton lebih banyak, Stadion Siliwangi dianggap lebih istimewa untuk kebanyakan bobotoh. Pokoknya atmosfernya berbeda gitu deh.

Di pertandingan yang sekaligus menjadi satu persembahan untuk Alm. Rangga Cipta Nugraha (korban pengeroyokan di GBK 27 Juli lalu), Persib tampil sangat termotivasi sehingga bisa taklukan Mitra Kukar dengan skor telak, 5-0. Tiga gol dicetak di babak pertama lewat kaki Radovic, Atep, dan sundulan Noh Alamsyah (Along). Dua gol lainnya disumbang di babak kedua oleh Marcio.




Performa tim yang terus membaik dan konsisten diharapkan dapat membawa Persib Bandung terus melesat ke 3 besar sambil berharap tim lain terpeleset. Kabar baik lainnya, gua diterima kuliah di Bandung. Dengan begitu, akan banyak kesempatan untuk gua bisa berkumpul dan nonton Persib bareng akang-akang Bobotoh Kaskus yang penuh gelora dan cemungudh.


(photo by: mang @ichalviking)

Semua Untuk Persib

Demi kau,
Ku datang ke kotamu
Demi kau,
Ku memberikan waktuku
Selalu,
Ku serahkan raga ini hanya kepadamu

Hanya kau,
Yang mampu meluluhkanku
Hanya kau,
Yang bisa tegarkan aku
Selalu,
Ku serahkan raga ini hanya kepadamu... Slamanya.


Sepenggal lirik lagu
(Seventeen - Semua Untukmu) di atas adalah sesuatu yang pas buat gua saat ini demi Persib. Geleuh lah lebay maneh, pis!

Sabtu, 8 November 2008, a
dalah hari di mana gua akan nonton pertandingan Persib vs Persita di Stadion si Jalak Harupat, Soreng Kab. Bandung. Itu adalah pertama kalinya gua nonton Persib di stadion secara langsung. rencananya sih mau nonton pas lawan Arema yang pastinya seruuu. Tapi ternyata pertandingan itu dilangsungkan di Siliwangi tanpa penonton.

Prepare dari setelah Zhuhur. Bersama 3 kawan, gua berangkat dengan kondisi cuaca hujan-berhenti-hujan-berhenti-hujan lagi. Di saat begini gua mencoba apa yang dilakukan Dora dan Boots saat sedang hujan dengan bernyanyi....

"HUJAN-HUJAN PERGILAH. DATANG LAGI DI LAIN HARI"


Gak mempan.
Kemudian gua lagi-lagi terinspirasi dari Dora yang kalo gak mempan pastinya ngulang nyanyi lagi plus ngajak temen-temennya ikutan nyanyi.
Gak jadi deh, takut digebukin.

Kira-kira jam 4-5an, sampailah kita pada saat yang berbahagia dengan selamat, adil, dan sentosa. Sebelumnya kita ngaso dulu di depan stadion karena pertandingan juga mulai baru jam 7 teng. Muter stadion, beli gorengan, foto-foto dikit, ngobrol, dan liat bus pariwisata yg dikira bermuatan turis taunya bus sewaan Persita.

Di depan Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kab. Bandung

Tidak terasa Maghrib telah tiba. Senang karena di stadion ada musholla. Tapi tanpa diduga sebelumnya, mushollanya sangat kotor dan tidak layak disholati (Eh, maksudnya dijadikan tempat sholat). Tempat wudhu pun dijadikan tempat kencing. Waw, hal yang mencengangkan. Tentang problem ini, bisa juga diliat di kumahaanjeun.

kira-kira pukul 18.50, kami masuk menempati tribun timur yg view ke lapangannya jelas. Cukup lama menunggu kick-off pertandingannya. Saat itulah Nova 'Suster Ngesot' Arianto, melempar beberapa souvenir pada suporter tribun timur. Sayangnya gua gak dapet. Dan pada akhirnya jam 7 tepat dimulailah babak pertama Persib vs Persita. Laga yang disaksikan sekitar 25.000 suporter di stadion ini menampilkan drama-drama menarik.

Namun ada beberapa hal yg membuat konsentrasi saya dalam menonton terpecah yaitu,
"Tukang Makanan"
Bayangin ajah pas lagi seru-serunya jalan pertandingan, suara nyaring beberapa penjual membuat efek negatif.

Contoh fakta, saat pertandingan berjalan cukup alot, Eka menggiring bola, diumpan kepada Arief, Arief tinggal berhadapan dengan kiper, apa yang terjadi, Shooting dilakukan Arief ke arah gawang dann..... "TAHUU, KACANG, KACANG...."
Beuh, ini benar-benar memecah konsentrasi gua, sodara-sodara.

Akhirnya pertandingan dimenangkan oleh Persib dengan skor 2-0. Pertandingan ini juga disaksikan si Oneng. Entah kedatangannya berbau ketek politis, atau apa. Yang jelas dia mengatakan kedatangannya disebabkan ada sebuah acara yg ia hadiri di daerah Soreang dan ia menyempatkan datang pada laga kandang terakhir Persib di paruh musim pertama ini.

"Saya orang Jawa Barat gak mungkin gak suka Persib", ucap aktris bernama asli Rieke Diah Pitaloka. Tapi yang lucunya, ia salah menyebut lokasi stadion baru Persib. "Ya semoga stadion yg di Tegallega cepat selesai", katanya yakin. What?! Bukankah lokasinya di Gedebage neng?


Kuserahkan diriki untukmu
Walau panas menyapaku aku rela
Kuberikan hatiku untukmu
Walau hujan temaniku aku rela....