Sumber Air Tak Terawat, Jatinangor Bisa Gawat
Dzuhur di Hari Jumat
Ber-Twitter Ria versi Apis
Jama'aaaah.... heeeei.... Oooh Jama'aaaah....
Terdengar suara 'ustad' ngondek dari tivi. Yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan apa yang mau saya bahas di sini. *matiin tv* *pake remote AC*
Oke, sesuai judulnya, kita akan membahas twitter atau cuideeer (seperti apa yang @cincaulaura katakan). Dan lebih spesifiknya lagi, gue akan share bagaimana cara-cara gue ngetweet biar gak lebay atau annoying (menurut guweeeh).
Postingan ini bukan untuk menyuruh kalian untuk ikutin apa yang gue jabarkan di bawah. Tweet kalian adalah milik kalian. Bebas :D
1. id twitter: @haviiz;
Yoih, id twitter gue cukup singkat, mudah diingat. Gak perlu panjang-panjang seperti di Facebook! Karena ini mempengaruhi jumlah karakter jika tweet gue di Retweet orang lain. Sayang kalo tweet lo bagus tapi tidak retweetable. Kecuali orang lain meretweetnya pake fitur new retweet.
2. Gunakan moment yang tepat saat nge-tweet;
Jelas, anda terlihat aneh jika nge-tweet "Selamat hari natal!" di hari raya Idul Fitri. Kecuali jika kedua moment itu hadir pada hari yang sama.
3. Menggalaulah sewajarnya;
Jujur aja gue kalo galau suka liat situasi dulu. Abisnya maluuuuu hwahahahahah..... *dijejelin terong*
Daaan gue kalau galau paling cuma satu atau dua tweet. Itu juga biasanya dibumbui sedikit lucu-lucuan yang sebenernya errr.. gak lucu juga sih. Dan biasanya cuma nge-tweet lagu menye doang. Juga kalau masalah galau ini, gue punya porosnya sendiri. Salah satunya @RadioGalauFM.
4. Akuh gak sukah kata-kata kasar;
Ya, tweeps. Gue sering banget baca timeline yang menggerutu atau mengumpat dengan cara kasar. Malahan di pagi hari gue udah disuguhin tweet-tweet semacam itu. Misalnya: "BABI! GUE TELAT!", "BIASA AJA DONG NJING!", dsb...
Jujur, gue juga kalau lagi emosi suka kalap. Tapi menumpahkannya lewat tweet bagi gue kurang sopan. Ah ya gue pernah mengumpat dengan kata kasar. Saat lagi nonton sepakbola Indonesia dan wasitnya terlalu banyak bikin keputusan yang salah. Itu dia :P
5. Bercakap menggunakan fitur reply;
Gue salah satu user twitter yang kurang sreg baca tweet yang RT-nya bertumpuk hanya dari 2 orang yang saling bercakap. Gini contohnya:
Kecuali jika memang percakapan kalian penting sekali atau minimal cukup penting. Biar orang lain bisa baca. Gini contohnya:
6. Hindari tweetlonger dan sejenisnya;
Ini sangat gue hindari. Dulu, gue cukup sering pake tweetlonger. Tapi gue menyadari bahwa tweetlonger bukan cara yang efektif untuk menulis panjang. Pesan dalam tweet kadang tidak sampai karena terpotong, dan bisa menyebabkan salah paham.
Pacarku, @si_unyugituh sangat cantik. Gue seneng banget bisa jadian sama dia. Low profile. Enak diajak ke mana-mana. Dan bego (cont) http://tl.gd/5hiT
DANG!! si cowok pun dengan mengenaskan diputusin ceweknya karena si cewek merasa dirinya dikatain BEGO di tweet ini. Padahaaaaaal, aslinya begini:
Pacarku, @si_unyugituh sangat cantik. Gue seneng banget bisa jadian sama dia. Low profile. Enak diajak ke mana-mana. Dan bego aja kalo gue selingkuhin dia dan mencampakkan dia dengan seenak hati. Gue sangat sayang dan cinta dia.
Ngerti kan? :P
Kalo emang gue mau nulis panjang, gue bisa bikin dalam dua tweet secara kontinyu. Atau kalo masih bisa disingkat, ya gue singkat. Twitlonger itu juga belom tentu bakalan orang lain baca karena ribet untuk buka link-nya lagi.
7. Gak maksain orang lain untuk follow;
"Follow back, plis." Demi meningkatkan jumlah follower, banyak yang rela 'mengemis' dengan kalimat itu. Jujur aja, gue pernah tiga kali minta follow back. Satu, ke Bang Ifan Seventeen. Dua, ke @roidtaufan. Tiga, @rennyfernandez.
Yang pertama dan kedua, gue minta follownya dengan nada bercanda. Dan itu cuma sekali. Bahkan ketika pada akhirnya mereka follow gue, gue pun bilang, "maaf cuma bercanda barusan. gak terpaksa kan ya? :/". Untuk yang ketiga, ini karena Kak Renny-nya sendiri yang menawarkan, "Siapa yang mau difollow?" Gue pun nyamber dan ternyata dia follow gue. Makasih ya kakak-kakak :P
8. Follow akun yang memang menyuguhkan tweet2 menarik;
Hal paling utama, akun tersebut mesti lucu. Ya minimal menghibur gitu lah. Karena ini juga bisa mempengaruhi mood gue. Sering banget gue ketawa cengar-cengir sendiri akibat dari timeline yang kocaknya sungguh terkutuk. Sisanya, gue follow temen, kerabat, dan saudara. Dan ada juga yang gue follow karena paksaan 'follow back' :P
Okay, cukup sekian! Cara-cara ber-twitter gue barusan sebenernya gak membuat gue otomatis menjadi sebuah akun yang dinikmati setiap tweetnya. Karena faktanya gue jarang banget direkomendasiin orang lain buat di follow mwahahaha. Dan mungkin ada sebagian follower gue yang nyesel banget udah follow gue. Berharap tweet gue menarik padahal gak penting. MAAFKAN DAKUH! :'))
Mau Mencoba Bunuh Diri?
Ada satu kisah serem diambil dari twitter teh @risa_saraswati. Ini pengalaman dia sendiri tentang bagaimana saat itu dia sempat melakukan beberapa percobaan bunuh diri hingga suatu saat didatangi seorang makhluk ghaib.
(Cerita ditulis bukan dengan format tweet biar gak ribet)
Saat kelas 6 SD, Peter pernah mengkompori saya untuk bunuh diri. Meyakinkan saya loncat dari angkot, menyayat nadi, dan minum obat warung. Tapi anehnya selalu saja ada yang menghalangi saya mati, mungkin belum waktunya. Saya tidak bisa menyalahkan Peter. Dia hanya ingin saya tetap mungil selamanya dan menjadi temannya. Dia panik melihat payudara saya yang mulai tumbuh *zzzz*.
Peter menyerah dan berkata, "Kau bisa menjadi kakakku, ibuku, atau nenekku nanti!". Namun melihat saya sekarang, dia bilang, "Harusnya kau ikut aku dulu". Biarpun Peter bilang begitu, sekarang tidak pernah terbesit sedikitpun kata 'bunuh diri' setelah pada akhirnya saya bertemu hantu yang mati bunuh diri.
Seorang wanita berwajah manis, dulunya adalah pembantu tetangga. Dia gantung diri di kamarnya akibat disakiti hatinya oleh tentara sekitar rumah. Biasanya 'mereka' bisa mengenali orang-orang yang punya kemampuan melihat mereka. Sejak dulu seringkali saya diikuti, didatangi, dan dimintai tolong. Minimal biasanya 'mereka' hanya minta disampaikan apa yang belum pernah disampaikan semasa hidupnya, kepada keluarga atau teman-temannya.
Nah, hantu pembantu yang meninggal gantung diri ini agak ekstrim. Dia mendatangi saya untuk minta bantuan melepaskan tali di leher yg masih mencekiknya. Datang menangis tengah malam menembus pintu kamar, saya hanya bisa menutup badan dengan selimut dan menggigil takut. Sementara dia terus berbicara.
"Neng..bisa bantu teteh neng..neng.."
Masih berselimut, saya bergetar berbicara, "mau apa teh?"
Dia menjawab, "sesak neng..tolong..sesak.."
Saya mulai membuka mata dan menyingkap selimut memandanginya. Kasihan, mukanya sedih pucat, seutas tambang masih menempel, tangannya memegangi tali.
Dlm keadaan terengah dia terus bercerita, "pacar saya neng, kabur setelah menghamili saya, saya bingung.. Gantung diri agar tenang.."
"Sakit... Saya pikir saya tidak mati karena masih bisa membuka mata. Ternyata tidak. Saya melihat raga saya menggantung dan saya ada dibawahnya."
Sayapun mulai lupa kalo dia hantu dan bertanya, "lalu? Gimana teh?"
Dia menangis lagi berkata "begini aja neng... Saya mati udah 10tahun, masih sakit..."
Mungkin kita pernah mendengar, jika kita mati akan ada malaikat yg akan menjemput kita, namun itu tidak terjadi padanya. Tersiksa dengan perasaan sakit di lehernya seperti sakit yang dia rasakan saat nyawanya terlepas karena gantung diri. Lebih parahnya, dia tidak bisa berkomunikasi dengan hantu lainnya yang mungkin gentayangan karena penasaran juga tapi mereka tidak bunuh diri.
Dia hanya bertanya kepada saya, "Sampai kapan teteh akan begini ya neng? Sakit...teteh pikir dengan bunuh diri, akan lupa pada kepedihan hati.." Saya yang waktu itu duduk di bangku SMP hanya menggelengkan kepala dan menjawab seadanya "mungkin sampai kiamat teh.."
Dan dia terisak keras, suaranya mengerikan dengan nafas terengah karena tali di leher. "Coba bantu teteh membuka tali ini neng..." Perasaan takut sudah lewat, saya coba memegang talinya. Tapi tembus lagi tembus lagi. Bahkan tidak bisa saya pegang. "Maaf teh, saya gak bisa bantu.."
Walau dia hantu yg cukup ekstrim, dia masih sopan menghadapi sy saat itu setelah tahu sy tdk bs membantunya..
Dia terisak.. Terdiam... Dan dalam keadaan yang masih terengah sesak, dia meninggalkan kamar saya sambil berkata, "Semoga cepat cepat kiamat ya neng" :(
Setelah dia meninggalkan kamar, saya hanya bisa terdiam. Cukup sedih melihat kondisinya. Tidak ada yang bisa membantu. Sendirian menanti kiamat. Lalu teringat Peter yang menyuruh saya bunuh diri, untung ngga saya lakukan. Percuma.. saya tidak akan pernah bertemu dengan Peter dan yang lainnya.
Disaat kita semua ketakutan menghadapi kiamat karena merasa belum siap, di tempat lain ada hantu-hantu yang sangat menanti datangnya kiamat. Untuk yang masih kepikiran bunuh diri, terserah. Dengan membaca cerita saya mungkin sudah terbayang bagaimana nantinya. :)
Kebayang kan gimana tersiksanya orang yang mati bunuh diri? Sakit yang dia alami akibat bunuh diri itu bakal bertahan terus sampai kiamat. Entah benar atau tidak, yang jelas pesan ini bertujuan untuk menghentikan niat kamu kamu yang mau bunuh diri. IYA, KAMU! *jengjeng*
GAYUS LAGI!!!
ini buktinya!
MOS....
MOS; (Masa Orientasi Siswa, Plonco) Ajang balas dendam adik kelas kepada kakak kelasnya yang dilimpahkan pada siswa baru.
Banyak banget sekarang siswa baru yang takut untuk menghadapi MOS. Gue sendiri untuk awal-awal mungkin agak ngeri juga ikutan MOS kayak gini. Tapi udah dijalani sih enjoy aja. Tergantung sekolahnya juga mungkin ya.
Gue sedikit memberi analisa terhadap siswa peserta MOS. Apa aja sih kesan mereka setelah mengikuti MOS di hari pertama?
1. Aduh capek banget di sekolah,
2. Sialan tugas besok tambah aneh/tambah berat aja!,
3. Wooow itu tadi kakak kelasnya ada yg ganteng/cantik. Seru.. Seru.. *menunjukkan wajah sumringah cerah dan mata berbinar*,
4. Gila, kakak kelas yg itu galak banget. Amit-amit dah najong! Udah muka jelek, jutek juga!,
5. Ih guru²nya banyak yg killer. Takut banget gue. Tapi itu si bu Marimar kayaknya baik banget deh
6. Haaah pengen cepet² hari sabtu! MOS selesai, bebas beban! *padahal beban berat baru akan dimulai setelah MOS nak*
7. Aaaargh! Pengen cepet² naik kelaaaas! Gue pengen nge-MOS jg. Gue mau bales dendam!
Yak kira-kira seperti itulah curhatan mereka tentang hari pertama mereka di MOS. Bener gak sih?
What Happen With Dora??
DORA??
Jujur aja gue gak seneng liat serial Dora. Malah gue pernah bilang, "wah dora membodohi anak-anak! masa gunung segitu gedenya dia gak bisa ngeliat sampe harus minta bantu penonton supaya ditunjukkin gunung gede gitu"
DUANG! Ya jelas aja sih pis, emang itu sasarannya buat anak balita -___-
Lalu ada apa dengan Dora? Apa dia berpacaran dengan Spongebob? Atau malah dia sudah nikah dengan Boots (monyetnya)? NO NO NO, BIG NOOO!
Gue akan bahas sedikit tentang Dora karena gue baru dapet hikmah dari sesosok anak yang punya rambut poni ini.
*gak salah pis dapet hikmah dari dora?*
Yaelaaah aku tidak salah kok teman!
Nih ya, Dora selalu punya petualangan seru dalam hidupnya. Dia pasti tau bakal banyak halangan dan rintangan untuk mencapai apa yg dia inginkan. Tapi nyatanya dia tetap optimis dan berusaha untuk mandiri! Ditemani si Boots sang pingki mangki, Dora menelusuri perjalanan. Terus, apa yg Dora lakukan saat ia merasa tak sanggup? Menyerah kah? TIDAK! Dora tak segan meminta bantuan pada temannya saat dia mengalami kesulitan. Sehingga dengan begitu dia bisa mencapai tujuannya. Apa tujuan dia? Ya seperti yang pernah gue tonton sih tujuannya gunung, rumah pohon, atau WC Umum rumah nenek. So, kita jangan mau kalah sama anak bau jahe, eh bau kencur kayak gitu.
Pesan Moral *ceileh*:
-Berani mengambil resiko dalam membuat keputusan,
-Mandiri untuk mencapai tujuan (Mandiri bukan berarti kita berjuang secara individualistis loh),
-Mencari bantuan jika dalam keadaan sulit setidaknya sang teman hadir untuk menyemangati perjuangan yg udah dilalui,
-Jangan lupa juga kita harus mencari teman yg benar-benar bisa menjaga kepercayaan, memberi solusi, dan memberi semangat.
-Satu yang gak ada di Dora! --> Bersyukurlah kepada Tuhan! Karena sudah jelas Tuhanlah yg memberi kita kesempatan demi kesempatan sehingga saat mencapai kesuksesan kita bisa teriak bebas... "BERHASIL.. BERHASIL.. BERHASIL.. HORE!"
random om om om....
imad (adek): aa, beli softex dong
gue : *jleb* BUAT APAAN WOOOI???
imad : itu nanti bungkusnya mau di kumpulin terus dikirim. biar ada bintang tamu gitu di sekolah..
gue : halaaah beli pampers aja sono!
Jadi adek gue, seorang SISWA SMP nyuruh gue beli pembalut wanita biar ada bintang tamu dateng ke sekolahnya (keren ya artis Indonesia. Asal ada bungkus softex dia mau dateng ke sekolah-sekolah)
Ya, mengenai tulisan gue sebelumnya yang tentang rambut, itu emang berdasarkan apa yang gue alami sendiri. Dan sekarang rambut gue tumbuh secara liar lagi. Kadang gue enjoy dengan rambut kayak gini, kadang gue ngerasa kayak gembel punya rambut awut-awutan ala mie glosor gini.

*mata gue sayu banget ya? -,-
*serius
Rambut gue tebel. Kadang suka dibilang kayak helm atau sarang burung. atau ada yang bilang kayak kue ultah (kata siapaaa gitu). woteper lah...
gue memutuskan dalam waktu dekat akan potong rambut lagi. entah modelnya kayak gimana. Pengen sih botak tapi takut dikira tuyul
Jika mau potong rambut....

Sering banget kan ngerasain dimana saat-saat rambut lo susah diatur. Kalau rambut udah bandel gitu rasanya pengen menghukumnya seperti menyuruhnya berdiri dengan satu kaki (ehm.. hapis, hukuman itu untuk murid yang terlambat masuk kelas!). Lalu lo mungkin pengen cepet-cepet segera di potong rambutnya entah di salon, di ASGAR (Asli Garut), atau DBPR (Di Bawah Pohon Rindang).
Tapi.. tapi.. tapi.. pasti ada perasaan dilema! Sayang banget dengan rambutnya yang sekarang, atau takut nanti kalo udah di potong malah modelnya jelek, dan sebagainya.
Lo gak perlu takut dengan hal-hal seperti itu, JIKA mengikuti tips-tips gue di bawah ini:
1. Yakini model yang seperti apa yang cocok untuk lo; Biasanya loe suka bingung kan memutuskan model apa yang lo mau. Kalo belum memutuskan, jangan coba-coba langsung cabut ke barbershop. Keputusan yg tiba-tiba biasanya malah jadi gak sreg.
2. Pergi tempat cukur langganan; Karena sang eksekutor (baca: tukang cukur) pasti udah tau apa yang lo mau dan lebih asyik bisa sambil ngobrol saat sedang pengeksekusian.
3. Cari yang meyakinkan; Kalo lo lagi kepepet atau emang seneng cari tempat baru untuk memotong rambut, carilah tempat yang benar. Soalnya takut lo masuk ke salon anjing. Kan berabe jadinya.
4. Bacalah doa; Lo gak akan tau apa yang akan terjadi ke depan. So, sebelum ada pitak mendadak di kepala lo atau salah potong atau terlalu pendek dan atau-atau lainnya, mendingan baca doa dulu. Semoga kemungkinan buruk di atas tidak terjadi.
JIKA sudah selesai dan potongan rambut PAS dengan apa yang lo mau, maka:
1. Ucapkanlah Alhamdulillah
2. Berterimakasih dengan setulus hati kepada si pemotong (no.. no.. no.. lo gak perlu sampai nyium dia sebagai ucapan terimakasih!)
3. Kasih uang pembayaran sambil tersenyum tulus untuk membuat dia merasa lebih nyaman dengan profesinya dan kemungkinan lo akan di service lebih pada kesempatan potong rambut berikutnya
Tapi JIKA sudah selesai dan potongan rambut TIDAK PAS dengan apa yang lo mau, maka:
1. Ucapkanlah Astaghfirullah sambil mengingat-ingat dosa apa yang udah lo perbuat.
2. Jangan memaki sang eksekutor apalagi langsung ambil gunting yang memang pastinya sangat mudah lo ambil saat itu juga.
3. Tahan air mata lo karena gue tau sebagian orang pengen nangis saat tau potongan rambutnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
4. Tekadkanlah dalam diri "Saya tidak akan ke tempat ini lagi karena harga diri saya telah jatuh dengan rambut seperti ini" *oke keliatan lebay*
YAPS! Semoga apa yang gue tulis ini membantu lo untuk lebih kuat menghadapi si rambut *halah*
gutbai~


