Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

5cm Menuju Bukit Sunyi


Postingan ini bukan berisi review film.

Gua, Muhammad Hafizhuddin, bukanlah golongan anak gaul yang senang nonton film terbaru di bioskop. Kalau pun ada film yang kepingin banget ditonton, gua gak maksain. Contohnya waktu film Negeri 5 Menara atau Perahu Kertas tayang, gua udah rencana pengen banget nonton di bioskop, eh tapi ujung-ujungnya gak jadi.
Mungkin kalian udah pernah baca beberapa postingan gua tentang film dan bioskop. Iya, film yang terakhir gua tonton di layar lebar adalah Transformers 3. Tapi itu sebelum gua ketemu temen-temen yang dengan mudahnya ngajak gua nonton ke Twenty One dua kali dalam rentang waktu lima hari.

5cm memang film yang membuat gua tergiur untuk hadir menonton bareng puluhan orang dalam satu studio. Apalagi gua sempet ikut roadshow-nya pas cast 5cm datang ke Fikom Unpad. Tapi seperti yang udah dikatakan, sebagaimana pun besarnya keinginan untuk nonton, gua gak akan maksain. Kalau kelewat, film-nya juga nanti bakal tayang di tv swasta.

 


Transformers 3, Bro!

Tanggal 7 Agustus kemaren gue akhirnya nonton film di bioskop lagi setelah terakhir gue nonton di bioskop waktu jaman Petualangan Sherina *edan lama bener*. Diajak nobar @KopdarBogor di Botani Square Bogor saat itu, ya gue mau aja, sekalian ngabuburit. Film yang gue tonton adalah Transformers 3, bro! Wow! *Gue juga gak tau kenapa harus ada kata 'wow'*

Ini duaan yang bikin Amerika Serikat hancur! Kasian Obama.

Sebenernya Transformers edisi sebelumnya gue gak pernah nonton, baik yang pertama dan yang kedua. Gue udah ngebayangin kalo nanti di dalem studio pasti cuma cengok-cengok doang gak ngerti. Jadi kalo setelah keluar studio gue tetiba teriak, "WOW ADA MOBIL BISA BERUBAH JADI ROBOT!" ya itu karena gue sangat norak. Dan gak gaul.

Film dimulai sekitar pukul 3, gue bersama yang lainnya pun anteng duduk. Seperti yang sudah diduga, gue gak ngerti sama jalan ceritanya. Gue bertanya dalam hati, "Megan Fox mana?" dan gue sadar Megan Fox gak main di Transformers 3. Gue pun bertanya lagi, "Popcorn gue mana?" dan gue sadar kalo gue gak beli popcorn. Iya, kan puasa. *gigit handphone*

Film berjalan sebagaimana mestinya, dan gue pun menonton sebagai mestinya sampai pada akhirnya gue ngantuk dan sempat tertidur beberapa menit. Entah karena pengaruh puasa atau karena filmnya membosankan. Ada satu yang tetiba bikin gue gak konsen nonton adalah... bau gorengan. Iya, jadi saat itu bau goreng-gorengan macem kroket, bala-bala, dan combro menghembus. Apakah itu sugesti? Atau semacam fatamorgana penciuman? Wallahualam.

Oh iya, ternyata robot-robot-yang-gedenya-Masya-Allah-itu punya nama. Paling unyu itu si robot kuning. Namanya Bumble-Bee. muahahaha. *Lah kenapa gue ketawa?*
Terus gue masih penasaran sama robot biru, si Optimus Prime. Dia itu siapanya Ketimus?! *jengjeng!*

Ini OPTIMUS PRIME

Ini KETIMUS PRIME (?)

Oke lah, gue gak bisa bayangin gimana ketimus bisa jadi robot nantinya. Atau ada yang bisa bikin ilustrasi perubahan dari ketimus jadi robot? Kirim ke email gue. Sebagai imbalannya nanti gue kasih pulsa goceng. Yak, makin gak penting.

Film selesai pukul 17.15 kurang lebih. Gue gak jadi teriak, "WOW ADA MOBIL BISA BERUBAH JADI ROBOT!" karena dua hal. Satu, takut ketauan noraknya. Dua, gue masih lemes keingetan gorengan barusan. *lah?*

Ketika Gue Ditelefon Harry Potter

(tunggu bufferingnya selesai aja biar seru :p)

Ku tetap menanti... Meski harus penantian panjaaang..

Ringtone hape gue berbunyi. Tanda ada telfon masuk. Otomatis gue angkat. Gak dibanting.

"Assalamualaikum, siapa ini?", sapa gue.
"Waalaikumsalam... Pis, emak babeh sehat? Ini Mas Harry Potter.", Kata suara di seberang sana.
"Huwoow! Alhamdulillah sehat semua, mas. Lagi sibuk apa di sana?", sahut gue antusias.
"Biasa deh, main sihir-sihiran sama si Ron dan Hermione. hahahaha keren gak?", jawab Harry.
"Keren banget! Tumbenan nih nelfon. Biasanya nitip surat ke si Hedwig."
"Yaelaaah, Mas udah punya handphone sekarang. Noh Hedwig lagi asik nonton Spongebob."

Gue cekikan ngebayangin Hedwig nonton Spongebob pake tampang serius.

"Udah tau perkembangan Hogwarts terbaru belum, Pis?", lanjut Harry.
"Belum, Mas. Kasih tau dong!"
"Hahaha udah punya twitter? Follow deh @InfoHogwarts, di situ banyak update-an terbaru dari sekolah sihir ini. Jangan lupa juga follow @HarryPotterAsli. mehehehe"

Glek. Baru tau Hogwarts udah mulai canggih di dunia maya.

"Oke ntar tak follow. Kayaknya keren banget ya Hogwarts sekarang. Hahaha", gue kagum.
"Yoi, semenjak provider simPATI masuk ke sini dengan berbagai kelebihannya, sekarang kita jadi mudah bergaul dan berkomunikasi dengan dunia luar. Internetan asik, telefonan kayak gini juga tenang.", Harry menjelaskan.
"Hoalaaah pantesan aja. Iya nih, simPATI sinyalnya oke. Malahan akhir-akhir ini banyak promo menarik yang bisa diikuti.", tambah gue.

Tiba-tiba....

"CRUCIO!!", terdengar suara Voldemort dari seberang telfon.

*WHOOP!*

Sekeliling terlihat gelap. Gue membuka mata dengan berat.
"Aihhhh... sial. Seandainya Harry Potter benar-benar pakai simPATI...", gue menggerutu. Dan melanjutkan tidur.

Bro... simPATI, bro...!

Hitler is Inul Big Fans (Fans Berat Inul)

Hai teman semua! Apa kabar? Aku kangen deh. unyu :3
Ehem oke terlalu menjijaykan...
Kali ini gue mau posting sebuah video editan Hitler. Mungkin kalian semua udah pernah liat versi lainnya di youtube. Nah ini hasil karya gue bercerita tentang kedatangan Rhoma ke Jerman.
Niatnya Hitler ingin mengundang bang Haji bersama Inul. Tapi ternyata Inul batal ke Jerman karena perseteruannya dengan Bang Haji (Haji Rhoma loh bukan Haji Sape'i). Dengar hal itu si Hitler marah karena ternyata Inul lah yang Hitler tunggu kedatangannya. Hitler adalah seorang Fans Berat Inul!

Gak perlu panjang x lebar : 2, silahkan kalian tonton langsung videonya. cekipret!

Jadi Orang Film ! :D

Udah lama sangat sekali banget gue gk apdet ni blog *im so sorry for my blog. hikzzz hikzzz*

Jumat tgl 9 Oktober kemaren gue ikut workshop di daerah Taman Safari. tentunya bukan di kandang macannya oke?! Dan Workshopnya itu adalah tentang perfilman ! iya film men bukan pelem ! sekitar 3 Minggu yang lalu gue gabung di Morality Audio Visual Network (Mav-Net UIKA Bogor). Di situ sarangnya orang-orang kreatif yang pastinya bergerak di bidang film. Dan perlu kalian ketahui, ini bukan hanya sekedar film, tapi harus mempunyai morality ! beuh berat !

Seru banget acara workshopnya. Banyak dikasih materi bermutu, terakhir pesertanya di test bikin film pendek. Kalo diitung-itung, 3 hari itu rasanya belum cukup deh. hehehehe

Nah di tugas bikin film pendeknya itu gue berperan sebagaaaaai...


ACTOR !
oke gue tau semua pada gak percaya kalo gue jadi actor MySpace


tukang megang clap !
ehemMySpace mohon tutup lagi gambarnya karena kalo lama-lama entar bakal nyebarin virus.

nah tugas gue itu pencatat script. Setiap adegan dari take 1 ke take selanjutnya, dari scene 1 ke scene selanjutnya, perlu dan sangat amat perlu untuk di catat oleh pencatat script. Ini semua demi kelangsungan hidup sebuah film. Kalau salah dikit aja, bisa mengacaukan tuh. Makanya butuh ketelitian euy. Mungkin aura wajah gue penuh ketelitian ya makanya gue disuruh mengemban tugas iniMySpace


Tujuan gue masuk MAV-NET tu pengen jadi editor film handal, profesional, tekun,
pandai bergoyang, dan rajin. Doain aja ya supaya harapan ini bisa terwujud dan gue menjadi editor terkenal seperti Deddy Dhukun (lho?!)


MAJU TERUS PERFILMAN INDONESIA !
Tumpas tuntas kejahatan!