Mau Mencoba Bunuh Diri?

hiiiiiiihiiiiiiihiiiiiiii.....
Ada satu kisah serem diambil dari twitter teh @risa_saraswati. Ini pengalaman dia sendiri tentang bagaimana saat itu dia sempat melakukan beberapa percobaan bunuh diri hingga suatu saat didatangi seorang makhluk ghaib.

(Cerita ditulis bukan dengan format tweet biar gak ribet)

-----
Pernah terpikir untuk bunuh diri? Saya sudah tiga kali mencoba bunuh diri saat SD dulu, dengan tujuan agar berteman selamanya dengan Peter.

Saat kelas 6 SD, Peter pernah mengkompori saya untuk bunuh diri. Meyakinkan saya loncat dari angkot, menyayat nadi, dan minum obat warung. Tapi anehnya selalu saja ada yang menghalangi saya mati, mungkin belum waktunya. Saya tidak bisa menyalahkan Peter. Dia hanya ingin saya tetap mungil selamanya dan menjadi temannya. Dia panik melihat payudara saya yang mulai tumbuh *zzzz*.

Peter menyerah dan berkata, "Kau bisa menjadi kakakku, ibuku, atau nenekku nanti!". Namun melihat saya sekarang, dia bilang, "Harusnya kau ikut aku dulu". Biarpun Peter bilang begitu, sekarang tidak pernah terbesit sedikitpun kata 'bunuh diri' setelah pada akhirnya saya bertemu hantu yang mati bunuh diri.

Seorang wanita berwajah manis, dulunya adalah pembantu tetangga. Dia gantung diri di kamarnya akibat disakiti hatinya oleh tentara sekitar rumah. Biasanya 'mereka' bisa mengenali orang-orang yang punya kemampuan melihat mereka. Sejak dulu seringkali saya diikuti, didatangi, dan dimintai tolong. Minimal biasanya 'mereka' hanya minta disampaikan apa yang belum pernah disampaikan semasa hidupnya, kepada keluarga atau teman-temannya.

Nah, hantu pembantu yang meninggal gantung diri ini agak ekstrim. Dia mendatangi saya untuk minta bantuan melepaskan tali di leher yg masih mencekiknya. Datang menangis tengah malam menembus pintu kamar, saya hanya bisa menutup badan dengan selimut dan menggigil takut. Sementara dia terus berbicara.

"Neng..bisa bantu teteh neng..neng.."
Masih berselimut, saya bergetar berbicara, "mau apa teh?"
Dia menjawab, "sesak neng..tolong..sesak.."

Saya mulai membuka mata dan menyingkap selimut memandanginya. Kasihan, mukanya sedih pucat, seutas tambang masih menempel, tangannya memegangi tali.

Dlm keadaan terengah dia terus bercerita, "pacar saya neng, kabur setelah menghamili saya, saya bingung.. Gantung diri agar tenang.."

"Sakit... Saya pikir saya tidak mati karena masih bisa membuka mata. Ternyata tidak. Saya melihat raga saya menggantung dan saya ada dibawahnya."

Sayapun mulai lupa kalo dia hantu dan bertanya, "lalu? Gimana teh?"
Dia menangis lagi berkata "begini aja neng... Saya mati udah 10tahun, masih sakit..."

Mungkin kita pernah mendengar, jika kita mati akan ada malaikat yg akan menjemput kita, namun itu tidak terjadi padanya. Tersiksa dengan perasaan sakit di lehernya seperti sakit yang dia rasakan saat nyawanya terlepas karena gantung diri. Lebih parahnya, dia tidak bisa berkomunikasi dengan hantu lainnya yang mungkin gentayangan karena penasaran juga tapi mereka tidak bunuh diri.

Dia hanya bertanya kepada saya, "Sampai kapan teteh akan begini ya neng? Sakit...teteh pikir dengan bunuh diri, akan lupa pada kepedihan hati.." Saya yang waktu itu duduk di bangku SMP hanya menggelengkan kepala dan menjawab seadanya "mungkin sampai kiamat teh.."

Dan dia terisak keras, suaranya mengerikan dengan nafas terengah karena tali di leher. "Coba bantu teteh membuka tali ini neng..." Perasaan takut sudah lewat, saya coba memegang talinya. Tapi tembus lagi tembus lagi. Bahkan tidak bisa saya pegang. "Maaf teh, saya gak bisa bantu.."

Walau dia hantu yg cukup ekstrim, dia masih sopan menghadapi sy saat itu setelah tahu sy tdk bs membantunya..

Dia terisak.. Terdiam... Dan dalam keadaan yang masih terengah sesak, dia meninggalkan kamar saya sambil berkata, "Semoga cepat cepat kiamat ya neng" :(

Setelah dia meninggalkan kamar, saya hanya bisa terdiam. Cukup sedih melihat kondisinya. Tidak ada yang bisa membantu. Sendirian menanti kiamat. Lalu teringat Peter yang menyuruh saya bunuh diri, untung ngga saya lakukan. Percuma.. saya tidak akan pernah bertemu dengan Peter dan yang lainnya.

Disaat kita semua ketakutan menghadapi kiamat karena merasa belum siap, di tempat lain ada hantu-hantu yang sangat menanti datangnya kiamat. Untuk yang masih kepikiran bunuh diri, terserah. Dengan membaca cerita saya mungkin sudah terbayang bagaimana nantinya. :)
-----

haaaaaaa... Serem yak ceritanya. Aslinya gue bakal posting cerita ini di blog jam 11 malem kemaren. Tapi pas baca-baca tweetnya lagi gue langsung sign out blogger, matiin laptop, tidur! :))

Kebayang kan gimana tersiksanya orang yang mati bunuh diri? Sakit yang dia alami akibat bunuh diri itu bakal bertahan terus sampai kiamat. Entah benar atau tidak, yang jelas pesan ini bertujuan untuk menghentikan niat kamu kamu yang mau bunuh diri. IYA, KAMU! *jengjeng*

1 komentar:

Luzman Karami mengatakan...

Ini beneran loh ada hadisnya

‎"Barangsiapa menjatuhkan diri dari atas gunung kemudian bunuh diri, maka dia berada di neraka, dia akan menjatuhkan diri ke dalam neraka untuk selama-lamanya. Dan barangsiapa minum racun kemudian bunuh diri, maka racunnya itu berada di tangannya kemudian minum di neraka jahanam untuk selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan alat tajam, maka alat tajamnya itu di tangannya akan menusuk dia di neraka jahanam untuk selama-lamanya." (Riwayat Bukhari dan Muslim)